This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Lainnya. Show all posts
Showing posts with label Lainnya. Show all posts

Wednesday, August 29, 2012

Sejarah Pertamina



Era 1800: Awal Pencarian

Di Indonesia sendiri, pemboran sumur minyak pertama dilakukan oleh Belanda pada tahun 1871 di daerah Cirebon. Namun demikian, sumur produksi pertama adalah sumur Telaga Said di wilayah Sumatera Utara yang dibor pada tahun 1883 yang disusul dengan pendirian Royal Dutch Company di Pangkalan Brandan pada 1885. Sejak era itu, kegiatan ekspolitasi minyak di Indonesia dimulai.
Era 1900: Masa Perjuangan
Setelah diproduksikannya sumur Telaga Said, maka kegiatan industri perminyakan di tanah air terus berkembang. Penemuan demi penemuan terus bermunculan. Sampai dengan era 1950an, penemuan sumber minyak baru banyak ditemukan di wilayah Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Tengah, dan Kalimantan Timur. Pada masa ini Indonesia masih dibawah pendudukan Belanda yang dilanjutkan dengan pendudukan Jepang.
Ketika pecah Perang Asia Timur Raya produksi minyak mengalami gangguan. Pada masa pendudukan Jepang usaha yang dilakukan hanyalah merehabilitasi lapangan dan sumur yang rusak akibat bumi hangus atau pemboman lalu pada masa perang kemerdekaan produksi minyak terhenti.
Namun ketika perang usai dan bangsa ini mulai menjalankan pemerintahan yang teratur, seluruh lapangan minyak dan gas bumi yang ditinggalkan oleh Belanda dan Jepang dikelola oleh negara.
1957: Tonggak Sejarah Pertamina
Untuk mengelola aset perminyakan tersebut, pemerintah mendirikan sebuah perusahaan minyak nasional pada 10 Desember 1957 dengan nama PT Perusahaan Minyak Nasional, disingkat PERMINA. Perusahaan itu lalu bergabung dengan PERTAMIN menjadi PERTAMINA pada 1968. Untuk memperkokoh perusahaan yang masih muda ini, Pemerintah menerbitkan UU No. 8 pada 1971, yang menempatkan PERTAMINA sebagai perusahaan minyak dan gas bumi milik negara. Berdasarkan UU ini, semua perusahaan minyak yang hendak menjalankan usaha di Indonesia wajib bekerja sama dengan PERTAMINA. Karena itu PERTAMINA memainkan peran ganda yakni sebagai regulator bagi mitra yang menjalin kerja sama melalui mekanisme Kontrak Kerja Sama (KKS) di wilayah kerja (WK) PERTAMINA. Sementara di sisi lain PERTAMINA juga bertindak sebagai operator karena juga menggarap sendiri sebagian wilayah kerjanya.
Era 2000: Perubahan Regulasi
Sejalan dengan dinamika industri migas di dalam negeri, Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi No. 22 tahun 2001. Sebagai konsekuensi penerapan UU tersebut, Pertamina beralih bentuk menjadi PT Pertamina (Persero) dan melepaskan peran gandanya. Peran regulator diserahkan ke lembaga pemerintah sedangkan Pertamina hanya memegang satu peran sebagai operator murni.
Peran regulator di sektor hulu selanjutnya dijalankan oleh BPMIGAS yang dibentuk pada tahun 2002. Sedangkan peran regulator di sektor hilir dijalankan oleh BPH MIGAS yang dibentuk dua tahun setelahnya pada 2004.
Di sektor hulu, Pertamina membentuk sejumlah anak perusahaan sebagai entitas bisnis yang merupakan kepanjangan tangan dalam pengelolaan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi minyak, gas, dan panas bumi, pengelolaan transportasi pipa migas, jasa pemboran, dan pengelolaan portofolio di sektor hulu. Ini merupakan wujud implementasi amanat UU No.22 tahun 2001 yang mewajibkan PT Pertamina (Persero) untuk mendirikan anak perusahaan guna mengelola usaha hulunya sebagai konsekuensi pemisahan usaha hulu dengan hilir.
2005: Entitas Bisnis Murni
Atas dasar itulah PT Pertamina EP didirikan pada 13 September 2005. Sejalan dengan pembentukan PT Pertamina EP maka pada tanggal 17 September 2005, PT Pertamina (Persero) telah melaksanakan penandatanganan Kontrak Kerja Sama (KKS) dengan BPMIGAS – yang berlaku surut sejak 17 September 2003 – atas seluruh Wilayah Kuasa Pertambangan Migas yang dilimpahkan melalui perundangan yang berlaku. Sebagian besar wilayah PT Pertamina (Persero) tersebut dipisahkan menjadi Wilayah Kerja (WK) PT Pertamina EP. Pada saat bersamaan, PT Pertamina EP juga melaksanakan penandatanganan KKS dengan BPMIGAS yang berlaku sejak 17 September 2005.
Dengan demikian WK PT Pertamina EP adalah WK yang dahulu dikelola oleh PT Pertamina (Persero) sendiri dan WK yang dikelola PT Pertamina (Persero) melalui TAC (Technical Assistance Contract) dan JOB EOR (Joint Operating Body Enhanced Oil Recovery).
Dengan tingkat pertumbuhan produksi rata-rata 6-7 persen per tahun, PT Pertamina EP memiliki modal optimisme kuat untuk tetap menjadi penyumbang laba terbesar PT Pertamina (Persero). Keyakinan itu juga sekaligus untuk menjawab tantangan pemeritah dan masyarakat yang menginginkan peningkatan produksi migas nasional.

Sumber : http://www.pertamina-ep.com

Wednesday, July 27, 2011

File Pesantren

Friday, November 12, 2010

Motivasi



Cara Menikmati Apapun Pekerjaan Anda, Termasuk Pekerjaan yang Tidak Anda Sukai
Dalam dunia ideal, Anda hanya perlu melakukan hal yang dicintai untuk dilakukan, namun kenyataannya dalam kehidupan kadang-kadang jauh dari ideal, dan hal ini memaksa anda untuk berurusan dengan hal-hal yang Anda tidak sukai atau mungkin tidak sesuai dengan keinginan anda.


untuk mencapai suatu kesuksesan orang harus mampu melakukan dengan baik pada hal yang tidak di sukai dan hal ini adalah penting untuk kesuksesan pribadi orang tersebut, konsisten sebagai kinerja membuat anda lebih menonjol dari rekan-rekan. Sebenernya tinggal bagaimana anda memotivasi diri sendiri untuk dapat tidak hanya melalui atau melakukan suatu pekerjaan yang tidak anda sukai itu, tapi benar-benar menemukan beberapa kenikmatan dalam proses? Karena ingat, Anda akan lebih memiliki performa baik jika Anda menikmati apa yang Anda lakukan.

beberapa hal yang anda dapat lakuakn dalam menikmati sesuatu pekerjaan yang tidak anda sukai

1. Melihat manfaat jangka panjang - Jauhkan mata Anda pada masa depan, dan bagaimana kegiatan ini dapat bermanfaat nanti.

2. Menemukan apa yang Anda dapat belajar dari hal tersebut, selalu ada sesuatu yang Anda dapat belajar dari setiap situasi. Jika Anda benar-benar tidak dapat berfikir apapun, setidaknya dapat memberi manfaat anda untuk tetap yang merupakan pelajaran berharga dalam melakukan hal tersebut

3. Anggap saja apa yang anda lakukan adalah hal tepat bagi anda

4. Menikmati interaksi dengan orang lain

5. Berpikir dan mengatakan sesuatu yang positif Fokus pada berpikir positif dan berkata, sebenarnya hal ini adalah suatu kesempatan besar untuk anda menimba pengalaman dan belajar, atau berapa banyak Anda menikmati orang-orang yang bekerja dengan Anda.

Memiliki sikap positif adalah sama pentingnya ketika datang untuk mengoptimalkan dan menjaga kesehatan Anda. Memilih untuk menjadi bahagia adalah sangat mudah untuk mengatakan, namun mungkin sulit untuk dipraktikkan di dunia nyata. Namun demikian, manfaat untuk kesehatan Anda - baik fisik dan mental - sangat nyata, tetapi akan memakan waktu beberapa upaya menuju ke sana.

Jika anda berjuang dengan sikap negatif, salah satu yang terbaik dan paling efektif alam perawatan yang Anda inginkan - dengan Emotional Freedom Technique - tiada kaitannya dengan satu pil obat-dan semuanya harus dilakukan dengan mengeluarkan atau menyebabkan alasan mengapa Anda mungkin diri sendiri dengan membatasi kepercayaan. Jadi nikmati suatu hal yang tidak anda sukai dan jadikan hal tersebut sebagai peluang yang besar.

--
Best Regard
Erwin Arianto,SE